MASIGNASUKAv101
513548225817861431

Hasil Studi: Buaya adalah Hewan yang Setia

Hasil Studi: Buaya adalah Hewan yang Setia
Add Comments
26/01/22


Sebutan "Buaya Darat" disematkan kepada orang yang selalu gonta-ganti pasangan dan suka merayu lawan jenis. Istilah tersebut tentu tidak asing di telinga kita. Namun, jika kita telusuri secara mendalam ternyata istilah tersebut sangat tidak sesuai dengan sifat asli buaya.

Buaya merupakan hewan yang sangat setia dengan pasangannya. Buaya bahkan dijadikan simbol kesetiaan oleh masyarakat adat Betawi lewat bentuk roti hantaran pernikahan. Hal ini diperkuat dengan penelitian yang dipublikasikan di Molecular Ecology pada 2009 menunjukan bahwa buaya tetap setia dengan pasangan kawinnya.

Penelitian panjang
Tim yang berisi para ilmuwan dari Laboratorium Ekologi Sungai Savannah ini melakukan penelitian selama 10 tahun (1995-2005) dengan mengamati sekelompok buaya spesies Alligator mississippiensis di Suaka Margasatwa Rockefeller (Rockefeller Wildlife Refuge) yang terletak sepanjang garis pantai teluk Long Island Sound, Amerika Serikat. 

Hasilnya sekitar 70% buaya betina memilih untuk tetap bersama pasangannya selama banyak musim kawin bertahun-tahun. Dari 10 buaya betina yang diamati, sebanyak 7 ekor menunjukan kesetiaan kepada pasangannya selama musim kawin yakni 1997, 2002, dan 2005.

Padahal diketahui, luas area tempat penelitian seluas 76 ribu hekater yang memanjang sejauh 26 mil. "Mengingat betapa sangat terbuka dan padatnya populasi di Suaka Margasatwa Rockefeller, kami tidak menyangka menemukan bahwa 70% dari buaya betina kami yang terperangkap kembali menunjukan kesetiaan yang luar biasa kepada pasangannya," ujar Stacey Lyn Lance, salah satu pimpinan tim. 

Kesetiaan buaya jantan
Belum diketahui secara pasti mengapa buaya betina begitu setia kepada pasangannya. Demikian juga kesetiaan yang dimiliki buaya betina belum tentu terbukti pada buaya jantan. Namun, penelitian tersebut menemukan satu hal yang menarik bahwa seekor buaya jantan bertanggung jawab terhadap semua keturunan yang dihasilkan bersama buaya betina pada musim kawin 2000, 2002, dan 2004.

Seorang ahli Zoologi bernama Vladimir Dinets dalam tulisannya di laman zmescience, mengatakan bahwa buaya dapat menjadi orang tua yang luar biasa ketika telur-telur mereka menetas. Baik buaya jantan maupun buaya betina saling bekerja sama untuk melindungi bayi mereka dan buaya jantan pergi mencari makanan untuk si buaya betina. Di tempat lain, buaya betina membawa bayi-bayinya ke tempat aman dan bergiliran mengawasinya.

Akan tetapi, tetap saja kita membutuhkan lebih banyak penelitian lebih lanjut di masa mendatang untuk benar-benar memahami kehidupan buaya. 

Hamid Auni

Mahasiswa hukum yang tertarik dengan filsafat, psikologi, sejarah, dan bidang apa saja, kecuali matematika.

Rules Comment :

1. Dilarang Spam
2. Berkomentarlah yang baik
3. Dilarang menggunakan kata komentar dengan kata kasar atau sebagainya
4. Harap untuk tidak menyebarkan link yang membuat spam, rusuh. unsur porno, sara, dan sebangsanya
5. Komentar harus sesuai dengan isi artikel

*Jika ingin bertanya di luar topik, silahkan klik menu Off Topic