MASIGNASUKAv101
513548225817861431

Belajar Memaknai Hidup dengan Filosofi Wabi Sabi

Belajar Memaknai Hidup dengan Filosofi Wabi Sabi
Add Comments
23/11/21


   Hidup yang kita jalani tak selalu berjalan mulus. Tidak jarang kegagalan hadir di sela aktivitas kita. Mungkin, kalimat "usaha takkan mengkhianati hasil" tidak sepenuhnya tepat. Meskipun telah berjuang dengan amat keras, hasil yang didapat tak seperti yang diharapkan.

Jika kita sadar dan mengamati di sekeliling kita, ada banyak hal juga yang tidak sempurna. Seperti pohon yang rantingnya mulai layu termakan waktu, daun yang berguguran, dan benda hidup maupun mati pasti ada bagian yang tidak sempurna. Tapi, jika kita renungi, kita bisa melihat sesuatu yang indah dalam ketidaksempurnaan itu.

Di Jepang, terdapat satu ajaran filosofis bernama Wabi Sabi. Implementasi Wabi Sabi dapat dilihat pada tembikar Jepang, dengan corak atau bentuk yang tidak sempurna. Di kehidupan, konsep Wabi Sabi dapat diterapkan untuk membuat kita lebih memaknai hidup.
Doc. image by hemainteriors
Pengertian
Wabi Sabi mengajarkan bahwa dalam hidup tak selalu sempurna. Menurut japonology, pengertian Wabi Sabi sendiri telah berkembang seiring berjalannya waktu. Wabi Sabi terdiri dari dua kata. Selama abad ke-14, secara etimologi, kata Wabi berarti keheningan yang dirasakan ketika berada di alam. 

Sedangkan kata Sabi bermakna seperti menemukan kecantikan karena perkembangan waktu, dan bekas luka menjadi tanda pengalaman. Jadi, Wabi Sabi secara terminologi dapat diartikan menerima, dan menemukan keindahan dalam ketidaksempurnaan.

Wabi Sabi hadir sebagai anti-tesis terhadap estetika Barat klasik yang memaknai keindahan haruslah sempurna. Sebagaiaman yang ditulis oleh Leonard Koen dalam bukunya Wabi-Sabi: for Artists, Designers, Poets & Philosopers:
"Wabi-sabi adalah keindahan dari hal-hal yang tidak sempurna, tidak kekal, dan tidak lengkap, kebalikan dari gagasan barat klasik kita tentang kehidupan sebagai sesuatu yang sempurna, abadi, dan monumental."
Doc. image by Tineke Stoffels
Menghargai kehidupan
Wabi Sabi mengajak untuk lebih memaknai hidup dengan menghargainya. Wabi Sabi juga menegaskan bahwa keindahan tak selalu datang dari kemewahan, tapi juga dapat datang dari kesederhanaan.  

Oleh sebab itu, konsep ini sering dikaitkan dengan rasa damai melihat perubahan alami dalam kehidupan. Sering kali kita selalu bahkan terlalu keras mengejar kesempurnaan dalam urusan duniawi. Di sinilah letak pentingnya Wabi Sabi bahwa kita harus istirahat sejenak, merefleksikan diri terhadap alam, dan membuka ruang untuk pengampunan.

Richard Powell dalam bukunya Wabi Sabi Simple, menulis bahwa setidaknya konsep Wabi Sabi megandung tiga konsep realitas sederhana, yakni dalam hidup ada hal-hal yang tidak dapat bertahan, tidak selesai, dan tidak sempurna. 

Wabi Sabi memungkinkan seseorang untuk tidak menyesali pengalaman pahit dalam hidup. Seperti yang dikatakan seorang ahli psikologi bernama Marianna Pogosyan dalam laman Psychology Today bahwa, "Konsep Wabi Sabi memungkinkan seseorang untuk tidak lagi menyesali kekurangan atau pengalaman pahit yang pernah dirasakan".

Konsep Wabi Sabi dapat diterapkan ke dalam hidup yaitu dengan menerima kekurangan, mengambil hikmahnya, dan mensyukuri apa yang kita miliki. Dengan Wabi Sabi, kita dapat merenungi bahwa hidup tak selalu berjalan mulus. 

Konsep tersebut adalah tentang penerimaan terhadap kefanaan, dan memandangnya sebagai bagian dari hidup yang tidak dapat kita sangkal. Oleh karena itu, kita tidak hanya harus menerima, namun juga menikmatinya sebagai bagian dari pengalaman hidup.

Image thumbnail by Tineke Stoffels

Hamid Auni

Mahasiswa hukum yang hidup berkelana di tanah perantauan. Tertarik dengan bidang ilmu filsafat, psikologi, sejarah, dan bidang apa saja, kecuali matematika.

Rules Comment :

1. Dilarang Spam
2. Berkomentarlah yang baik
3. Dilarang menggunakan kata komentar dengan kata kasar atau sebagainya
4. Harap untuk tidak menyebarkan link yang membuat spam, rusuh. unsur porno, sara, dan sebangsanya
5. Komentar harus sesuai dengan isi artikel

*Jika ingin bertanya di luar topik, silahkan klik menu Off Topic