MASIGNASUKAv101
513548225817861431

MAX WAR, Game Ambisius yang Proyeknya Terpaksa Berhenti

MAX WAR, Game Ambisius yang Proyeknya Terpaksa Berhenti
Add Comments
19/08/21


   Selain dibutuhkan kemampuan yang mumpuni dan kerja sama tim, diperlukan pula dana yang tidak sedikit untuk mengembangkan sebuah game sampai ke tahap rilis. Biaya produksi adalah permasalahan utama yang biasanya menimpa para developer game. Karena itu, mereka harus mengumpulkan sebanyak mungkin para donatur dengan memberikan perkembangan terbaru dari game mereka.

Namun, apabila biaya yang dikumpulkan tidak mencapai target, akibatnya proyek pengembangan game harus terhenti. Hal demikian yang dialami oleh Max Trix Games, developer game lokal yang terpaksa menghentikan pengerjaan gamenya, yaitu MAX WAR.

Game ini bercerita tentang sebuah kelompok bernama Rofux yang hampir menguasai dunia. Mereka berupaya menjajah dan mendominasi dunia. Untuk bertahan hidup, pemain harus bergabung dengan pejuang lainnya yang disebut "United World Fighter". Tidak ada pemerintahan dan negara bagian, kelompok pejuang dunia harus bersatu untuk melawan Rofux.
Doc. image by Max Trix Games
MAX WAR dikembangkan sekitar tahun 2014 oleh sekelompok anak muda. Game yang dibuat dengan Unity 3D ini bergenre FPS Open World dengan beragam fitur yang ditawarkan, di antaranya:
  • Membangun koloni dengan pemain lain
  • Membangun markas
  • Kustomisasi senjata
  • Kustomisasi karakter
  • CTRS (Chat to Radio Speak)
  • Vehicle support
  • Crafting
  • Parkour system
  • Map pulau-pulau di Indonesia
  • Buat kelompok tentara sendiri
  • Dan lain-lain
Meskipun memiliki tampilan grafis yang bagus serta fitur dan cerita yang menarik, tapi sayangnya pengerjaan MAX WAR terpaksa dihentikan sampai waktu yang belum ditentukan. Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Endrik Prasetyo selaku developer, "Proyeknya (MAX WAR) on hold dulu sampai waktu yang belum ditentukan," ujarnya kepada kami (17/7/2021).
Doc. image by Max Trix Games
"Semua ini berkenaan dengan saya tidak memiliki waktu luang lagi untuk pengembangan game karena harus melakukan venture usaha lain untuk cari uang atau saya gagal mendapatkan dana untuk menjalankan proyek game," katanya lebih lanjut.

Namun, Endrik mengakui bahwa dirinya masih punya keinginan untuk menjalankan proyeknya itu suatu saat nanti. "Saya masih punya untuk melanjutkannya suatu saat nanti jika sudah cukup stabil dalam perekonomian dan waktu luang," ia menutup. 

Tentu kita berharap mendapatkan kabar baik di masa depan bahwa proyek Max War akan mulai dikembangkan lagi suatu saat. Bagi kalian yang ingin tahu lebih mendalam tentang game ini silahkan kunnjungi laman mereka:

Hamid Auni

Mahasiswa hukum yang hidup berkelana di tanah perantauan. Tertarik dengan bidang ilmu filsafat, psikologi, sejarah, dan bidang apa saja, kecuali matematika.

Rules Comment :

1. Dilarang Spam
2. Berkomentarlah yang baik
3. Dilarang menggunakan kata komentar dengan kata kasar atau sebagainya
4. Harap untuk tidak menyebarkan link yang membuat spam, rusuh. unsur porno, sara, dan sebangsanya
5. Komentar harus sesuai dengan isi artikel

*Jika ingin bertanya di luar topik, silahkan klik menu Off Topic