MASIGNASUKAv101
513548225817861431

Inilah Alasan Mengapa Wanita Dianggap Selalu Benar

Inilah Alasan Mengapa Wanita Dianggap Selalu Benar
Add Comments
28/08/20


  'Men to the left because woman are always right'. Kalian mungkin pernah mendengar kalimat tersebut dan juga seakan mengamininya. Agaknya ungkapan ini bagi sebagian orang benar dan sebagian tidak, tergantung dari pengalaman pribadi masing masing. Memang pada dasarnya, wanita itu memiliki keunikan yang khas dibanding pria, wanita dinilai sulit ditebak.

Kaum hawa terkenal akan ketajaman intuisinya. Maka tidak heran jika lebih mengedepankan perasaanya dibanding nalarnya. Mereka sangat lembut dan halus, mampu mengingat hal yang detail, pokoknya kalau kamu sedang menghadapi wanita, selektif lah dalam memilih kosa kata.  Ada satu hal yang harus diingat, mereka sangat mengharapkan pengertian kaum adam, maka cobalah untuk berusaha semaksimal mungkin dalam mengerti jalan pikiran wanita.

Akan tetapi, apakah anggapan yang terlanjur beredar ini memang sah secara ilmu pengetahuan Apakah ada penjelasan logis yang bisa kita ketahui? Dilansir dari laman klikdokter, seorang Psikolog yang bernama Zarra Dwi Monica, M.Psi menyatakan bahwa anggapan ini tidak bisa di generalisir.

"Mungkin karena perempuan intuisinya lebih kuat dibanding laki-laki, jadi ketika melihat dan menilai suatu hal cenderung lebih benar dibanding laki-laki. Kalau merasa paling benar, tidak semua seperti itu," ujar Zarra.

Anggapan tersebut tidak jarang muncul di ranah percintaan. Ia sendiri melihat fenomena "wanita selalu benar" muncul karena umumnya perempuan lebih ekspresif. "Namun, dalam sebuah hubungan, mungkin perempuan terlihat paling benar karena ia lebih ekspresif, kalau pria kan lebih menahan diri, diam dan tidak ekspresif," pungkas Zarra.

Kebanyakan laki-laki menahan atau tidak langsung mengekspresikan apa yang sedang dirasakan. Hal ini berbanding terbalik dengan apa yang dialami oleh wanita yang cenderung 'lebih cair'. "Jadi, (pria) umumnya tidak mengekspresikan apa yang dirasakan, beda dengan wanita yang lebih mudah mengekspresikan apa yang dirasakan. Ini yang kemudian terlihat wanita yang merasa paling benar," Zarra menambahkan.

Wanita lebih peka dibanding laki - laki

Mengutip dari nationalgeographic, sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti Universty of Basel di Switzerland, bahwa tidak ada yang salah dengan ungkapan "Wanita menggunakan hati, sedangkan pria menggunakan logika". Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa struktur otak antara wanita dan pria itu berbeda. otak pria memiliki volume insula anterior yang lebih besar, yang menyebabkan perilaku kurang peka terhadap perasaan dan emosi.

Betul, wanita itu selalu lebih dalam hal ekspresi, kadang kala kaum hawa kecewa dengan para pria yang terlihat tidak bersemangat dalam suatu hal, akhirnya si pria disalahkan. Dan si pria karna tidak ingin melanjutkan perdebatan, akhirnya akan mengalah.

Karena Wanita ingin dimengerti dan dimaklumi

Dilansir dari laman merdeka, penulis buku Man are from Mars, Women are from venus. Dr. Jhon Gray menyebutkan bahwa saat pria ingin perasaannya dimengerti, mereka akan mengungkapkannya secara langsung. Sementara wanita lebih suka memberkan isyarat agar bisa dipahami. Dalam berintreraksi dengan wanita sebaiknya pria mencari tahu dahulu bagaimana mood si wanita, dan apa yang ada dibenaknya.

Anggapan "wanita selalu benar" akhirnya menjadi stigma yang beredar umum di masyarakat. Laki-laki pun cenderung mengalah ketika dihadapkan situasi berhadapan dengan wanita, seperti dalam debat misalnya. Wanita sangat senang jika para pria mampu memahami mereka dengan tepat. Jadi buat para pria diluar sana, perhatian bagi kaum hawa itu hukumnya wajib.
jadi anggapan 'Wanita selalu benar' itu tidak sepenuhnya benar, banyak faktor yang membuat anggapan ini dinilai sebagai fakta yang tak terbantahkan, mulai dari wanita lebih eskpresif, lebih peka dan struktur otak yang berbeda.

Wanita cenderung memang ingin diperhatikan, kasih sayang pria tercurahkan hanya kepadanya seorang, dan mungkin inilah yang menjadikan pria di banyak situasi menjadi pihak yang selalu mengalah. Intinya baik pria maupun wanita harus saling memahami, dan komunikasi yang baik adalah kunci.

Tubagus Ali Ibrahim

Seorang mahasiswa sejarah yang justru tertarik ilmu politik, seseorang yang masih bingung dengan tujuan hidupnya sendiri, selalu berimajinasi. Karena imajinasi adalah kunci untuk berinovasi, selamat menikmati

Rules Comment :

1. Dilarang Spam
2. Berkomentarlah yang baik
3. Dilarang menggunakan kata komentar dengan kata kasar atau sebagainya
4. Harap untuk tidak menyebarkan link yang membuat spam, rusuh. unsur porno, sara, dan sebangsanya
5. Komentar harus sesuai dengan isi artikel

*Jika ingin bertanya di luar topik, silahkan klik menu Off Topic

  1. MANTEPPPPPPPPPPPPPPP!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

    BalasHapus