MASIGNASUKAv101
513548225817861431

Valentina Tereshkova, Wanita Pertama yang Berhasil Terbang ke Luar Angkasa

Valentina Tereshkova, Wanita Pertama yang Berhasil Terbang ke Luar Angkasa
Add Comments
16/06/20


   Setelah sukses mencatatkan sejarah dengan misi mengirimkan Kosmonot Yuri Gagarin ke luar angkasa, Uni Soviet terus melakukan terobosan baru demi mengungguli lawan-lawannya. Jika Yuri Gagarin adalah laki-laki sekaligus manusia pertama yang mencapai antariksa, maka rekor wanita pertama yang berhasil melakukan perjalanan ke luar angkasa adalah Valentina Tereshkova, seorang kosmonot pula.

Perjalanan Valentina Tereshkova tersebut dilakukan pada 16 Juni 1963 dengan menggunakan Vostok 6. Ia mengorbit bumi 48 kali dalam 70,8 jam. Tereshkova tidak ditunjuk begitu saja sebagai kosmonot yang ditugaskan untuk ambisi Soviet. Tentu ia harus menjalani seleksi ketat dengan bersaing dengan kosmonot-kosmonot terbaik lainnya demi mewujudkan misi penting dalam sejarah ini.

Masa muda
Dikutip dari laman biography, Tereshkova merupakan anak kedua dari tiga bersaudara yang lahir dari pasangan Vladimir Tereshkova dan Elena Vyodorovna pada 6 Maret 1937 di Bolshoye Maslennikovo, sebuah desa yang terletak di Rusia Barat. Ketika berusia 2 tahun, ayahnya yang merupakan sopir traktor tewas dalam pertempuran Perang Dunia II, tepatnya dalam perang Soviet-Finlandia.

Elena Vyodorovna akhirnya harus memgurus sendiri anak-anaknya dengan menggunakan biaya hasil bekerja sebagai buruh di pabrik tekstil. Tereshkova mulai bersekolah kira-kira ketika umur 8 atau 10 tahun. Ia kemudian bekerja di pabrik tekstil pada 1954. Di sela-sela waktunya, ia belajar terjun payung sampai akhirnya menjadi sebuah hobi dan bergabung ke klub terjun payung lokal.

Tereshkova membuat lompatan perdananya di klub tersebut ketika berusia 22 tahun. Antusiasmenya terhadap terjun payung membawanya tertarik untuk mengikuti program luar angkasa Soviet, yang berambisi untuk menempatkan seorang wanita di antariksa pada 1960-an sebagai upaya mengalahkan rivalnya yaitu Amerika Serikat.

Menjadi kandidat
Pada 16 Februari 1962, Tereshkova harus bersaing dengan lebih dari 400 kandidat. Hal ini sebagaimana dilansir dari laman The European Space Agency, lima wanita dipilih untuk bergabung dengan korps kosmonot: Tatyana Kuznetsova, Irina Solovyova, Zhanna Yorkina, Valentina Ponomoryova, dan Valentina Tereshkova. Selanjutnya, mereka harus menghabiskan waktu berbulan-bulan dalam pelatihan.

Empat kandidat berhasil lulus ujian akhir pada Novermber 1962, setelah itu mereka ditugaskan sebagai letnan di angkatan udara Soviet. Pada awalnya, misi dimaksudkan untuk menerbangkan dua wanita dengan penerbangan Vostok secara solo berturut-turut di bulan Maret atau April 1963. Rencananya, Tereshkova diluncurkan pertama kali di Vostok 5, kemudian diikuti dengan Ponomaryova di Vostok 6.

Akan tetapi, rencana ini diubah pada Maret 1963. Hasilnya, Vostok 5 akan membawa kosmonot pria bernama Valery Bykovsky, sedangkan Vostok 6 akan membawa Tereshkova pada bulan Juni. Tereshkova sempat menyaksikan peluncuran Vostok 5 di Baikonur Cosmodrome pada 14 Juni. Setelah itu ia menyelesaikan persiapan untuk penerbangannya sendiri. 

Vostok 6 capsule | Doc. image by wikimedia.org
Persiapan peluncuran Vostok 6
Pada pagi hari tanggal 16 Juni, dengan mengenakan pakaian antariksa, Tereshkova dan cadangannya yaitu Solovyova dibawa ke landasan peluncuran menggunakan bus. Tereshkova pun masuk ke dalam wahana antariksa setelah melalui pemeriksaan sistem komunikasi dan pendukung kehidupan.

Vostok 6 meluncur tanpa ada hambatan, beberapa jam kemudian, ia berkomunikasi dengan Bykovsky yang sudah sampai dahulu di antariksa beberapa hari yang lalu. Hal tersebut menandakan kedua kalinya bahwa dua pesawat ruang angkasa berada di waktu yang sama. Dengan tanda panggilan radio 'Chaika (burung camar)', Tereshkova resmi tercatat dalam sejarah sebagai wanita pertama di luar angkasa ketika berumur 26 tahun. 

Misinya berlangsung 2 hari 23 jam 12 menit. Gambar televisi Tereshkova disiarkan ke seluruh Uni Soviet, dan dia juga berbicara kepada Nikita Kruschev melalui radio. Selama penerbangan, dia melakukan berbagai tes untuk mengumpulkan data tentang reaksinya terhadap penerbangan luar angkasa. Foto-fotonya yang memuat Bumi dan cakrawala digunakan kemudian untuk mengidentifikasi lapisan aerosol di atmosfer. Sepulangnya dari luar angkasa, ia menerima lencana Ordo Lenin yang mengukuhkannya sebagai pahlawan Uni Soviet.  

Hamid A.

Seorang mahasiswa biasa yang hidup di tanah perantauan demi tugas yang mulia yaitu mencari ilmu sebanyak-banyaknya. Membaca dan menulis adalah hal yang biasanya aku lakukan ketika waktu luang.

Rules Comment :

1. Dilarang Spam
2. Berkomentarlah yang baik
3. Dilarang menggunakan kata komentar dengan kata kasar atau sebagainya
4. Harap untuk tidak menyebarkan link yang membuat spam, rusuh. unsur porno, sara, dan sebangsanya
5. Komentar harus sesuai dengan isi artikel

*Jika ingin bertanya di luar topik, silahkan klik menu Off Topic