MASIGNASUKAv101
513548225817861431

Yuri Gagarin, Manusia Pertama yang Berhasil Mencapai Antariksa

Yuri Gagarin, Manusia Pertama yang Berhasil Mencapai Antariksa
Add Comments
10/03/20


   Saat meletusnya Perang Dunia ke-2, terdapat dua kekuatan besar yang saling berperang, yaitu pihak Axis melawan sekutu. Singkatnya, setelah mengalami pertempuran yang sengit, pihak sekutu keluar sebagai pemenang perang, menandakan berakhirnya penderitaan manusia akibat perang tersebut yang telah menelan korban sekitar lebih dari 50 juta orang dari kalangan sipil maupun militer.

Namun, terjadi perpecahan di dalam pihak si pemenang perang. Negara-negara besar yang tergabung di poros sekutu bersitegang sehingga muncul perang era baru, Perang Dingin namanya. Perang Dingin terjadi antara golongan komunis yang dipimpin oleh Uni Soviet beserta sekutu negara-negara satelitnya, dengan pihak Barat yang dipimpin oleh Amerika beserta serikat NATO-nya.

Disebut Perang Dingin karena kedua belah pihak tidak pernah terlibat dalam kontak militer secara langsung. Amerika dan Uni Soviet saling berlomba-lomba dalam menyebarkan pengaruh hegemoni politik ke negara lain, bahkan berupaya menarik negara-negara yang sebelumnya tidak terlibat sekalipun. Persaingan menciptakan nuklir, kampanye propaganda ideologi, dan supremasi teknologi seperti penjelajahan antariksa.

Uni Soviet mendahului lawan-lawannya dalam hal ekspedisi ke luar angkasa. Uni Soviet yang sekarang bernama Rusia berhasil mengirimkan Kosmonotnya yang bernama Yuri Alekseyevich Gagarin terbang menuju antariksa pada 12 April 1961 pukul 9:07 pagi. Ketika pesawat luar angkasa Vostok 1 yang ditumpangi oleh Yuri Gagarin lepas landas dari Kosmodor Baikonum yang terletak di Kazakhstan, ia secara mengejutkan mengucapkan seruan "Poyekheil!" yang berarti "Let's Go!".
Doc. image by howitworksdaily.com
Vostok 1 mengorbit bumi satu kali dengan ketinggian maksimum 203 mil (327 kilometer), dan sepenuhnya dipandu oleh sistem kontrol otomatis. Jika keadaan darurat muncul, Gagarin seharusnya menerima kode override yang memungkinkannya mengambil alih kendali manual, akan tetapi Sergei Korolev selaku kepala perancang program luar angkasa Uni Soviet, mengabaikan protokol dan memberikan kode itu kepada pilot sebelum lepas landas.

Pria yang saat itu berusia 27 tahun tersebut berada di ruang angkasa selama 1 jam 48 menit dengan memberikan pernyataan, "Penerbangan berjalan normal; saya baik-baik saja".

Gagarin tidak ditunjuk begitu saja untuk menjadi utusan program luar angkasa negaranya, ia harus mengikuti seleksi terlebih dahulu. Pada tahun 1960, Uni Soviet mengadakan penyeleksian untuk memilih manusia pertama yang akan mereka kirimkan ke luar angkasa. Gagarin terpilih bersama 19 kandidat pilot lainnya.
The original 1960 group of Cosmonauts is shown in a photo from May 1961 at the seaside port of Sochi | Doc. image by archiver.org

Progam seleksi yang diadakan tidaklah mudah, sebab para kandidat dituntut harus memiliki fisik dan mental yang kuat. Di tengah pelatihan, Gagarin terpilih untuk bergabung ke dalam "Sochi Six", sebuah kelompok pelatihan elit yang nantinya akan menjadi Kosmonot pertama yang diterjunkan untuk misi Vostok. Namun akhirnya, nama Gagarin yang dipilih sebagai kosmonot tunggal untuk menjadi manusia pertama yang diterbangkan ke luar angkasa.

Hal ini seolah menjadi pukulan telak bagi Amerika dan sekutunya karena keberhasilan Uni Soviet dalam mengirim Kosmonotnya ke antariksa menjadi catatan sejarah yang gemilang tersendiri. Setelah pulang dari antariksa, pria yang bernama lengkap Yuri Alekseyevich Gagarin yang lahir pada 9 Maret 1934 di Klushino, Rusia tersebut dengan cepat namanya dikenal di dunia internasional.

Ia sering diundang oleh negara lain untuk berkunjung, tentu karenanya nama negaranya menjadi harum.Tidak hanya sampai di situ, ia dianugerahi pula lencana Orde Lenin. Bahkan, dianugerahi gelar pahlawan yang bernama Bintang Mahaputra oleh Presiden Soekarno. Gelar pahlawan dari Indonesia diberikan Soekarno saat kunjunganya ke Moskow pada Juni 1961.

Hamid A.

Mahasiswa hukum yang hidup berkelana di tanah perantauan. Tertarik dengan bidang ilmu filsafat, psikologi, sejarah, dan bidang apa saja, kecuali matematika.

Rules Comment :

1. Dilarang Spam
2. Berkomentarlah yang baik
3. Dilarang menggunakan kata komentar dengan kata kasar atau sebagainya
4. Harap untuk tidak menyebarkan link yang membuat spam, rusuh. unsur porno, sara, dan sebangsanya
5. Komentar harus sesuai dengan isi artikel

*Jika ingin bertanya di luar topik, silahkan klik menu Off Topic