MASIGNASUKAv101
513548225817861431

Cara Menyadarkan Teman Kita yang Buta Cinta

Cara Menyadarkan Teman Kita yang Buta Cinta
Add Comments
08/10/18


   Jika bahas soal cinta pasti tiada habisnya, setiap orang memiliki definisi dari cinta itu sendiri. Menurut wikipedia sediri, cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan keterikatan pribadi. Setiap orang pasti pernah merasakan jatuh cinta, berawal dari rasa suka cinta dapat tumbuh menjadi ikatan kasih sayang antara kedua insan. Untuk menciptakan cinta sejati dibutuhkan pengorbanan, empati, pembuktian, dan lain sebagainya semua itu dilakukan secara ikhlas atas nama cinta. Dan dicintai balik oleh orang yang kita cintai merupakan salah satu anugerah terindah.

Namun, apa jadinya jika cinta itu hanyalah sepihak, cinta yang tak terbalaskan yang tentunya bukan timbul rasa bahagia, tetapi sengsara yang didapatkan. Yang satu berjuang sekuat tenaga dan yang satunya lagi seolah tidak peduli. Anehnya terkadang walaupun sudah mendapatkan perlakuan seperti itu dari si dia yang tidak membalas pengharapan, tetap saja bertahan sekuat-kuatnya yang pada akhirnya seakan menjadi sebuah siksaan tersendiri.

Jatuh cinta tidaklah salah, tergantung pada diri kita sendiri bagaimana mengeksperiskan cinta tersebut, jika berlebihan maka kelak tanpa disadari akan menjadi budak cinta. Suatu waktu kita mungkin pernah mendapati teman yang tanpa disadari mengalami  cinta buta. Sebagai teman yang baik tentu menasehati ialah sebuah pilihan. Berikut in ada beberapa upaya yang dapat kita lakukan untuk memerdekakan teman kita dari penjajahan buta cinta.

1. Biarkan Dulu Dia Sendiri
Usahakan jangan berikan nasehat dulu kepadanya, karena bukan lah saat yang tepat ketika ia masih tertidur dengan segala penuh harapan yang dia buat, biarkan ia tenggelam lebih jauh ke dalam lautan cinta yang ia anggap indah padahal fana, nanti ada masanya sendiri dia sadar dan kembali. Mungkin ada sebagian temanmu yang ketika sudah jatuh cinta sejatuh-jatuhnya akan melupakan teman sepermainan atau seperjuangan dulu. Sujiwo Tejo pernah berkata"Pekerjaan yang paling sia-sia di muka bumi ini adalah menasehati orang yang sedang jatuh cinta". Ya menasehati dia butuh waktu yang tepat, kita harus cermati kondisi dan situasinya terlebih dahulu.

2. Berikan Semangat dan Motivasi
Setelah teman kita sadar, dalam keadaan tersebut pastianya dia sedang merenung dalam keadaan sesal bercampur amarah yang tak bisa dijelaskan seperti apa rasanya, kecewa sudah pasti tapi apa mau dikata lagi, intinya dalam menjalani hidup hilang sudah setengah harapan, seakan tak ada lagi sisa semangat. Sebagai teman yang baik, semestinya kita tidak menjauhi dia sebab perbuatan dia yang dulu sempat meninggalkan kita demi seseorang yang sangat ia cintai melebihi dirinya sendiri. Berikan dia motivasi bahwa hidup ini tak hanya sebatas cinta, ada hal lain yang lebih penting yaitu pertemanan, persahabatan. Yakinkan dia bahwa Allah nanti akan mengganti yang lebih baik, sekarang fokus dahulu apa yang sedang diimpikan demi meraih masa depan yang cemerlang.

3. Hiburan
Dengan mengajaknya bercanda, kita dapat mengembalikkan selera humor teman kita secara perlahan. Karena dengan menghibur seseorang setidaknya membuatnya tersenyum ataupun tertawa, mengobati sedikit luka yang menusuk di dada, serta  melupakan sementara kesedihan yang telah lalu. Alihkan dia kepada hal-hal yang lain seperti mengajaknya bermain, jalan-jalan, bergurau, refreshing dan hal-hal positif lainnya yang dapat merebut kembali kebahagiaannya dahulu yang secara tak sadar telah dirampas oleh cinta yang dikendalikan oleh hawa nafsu, kebahagiaan tak harus didapatkan dengan cinta, jika salah langkah maka hancur sudah semesta jiwa.

Cara-cara di atas dapat kita terapkan secara langsung. namun tak hanya untuk teman kita saja tapi juga bisa untuk diri kita sendiri sebagai evaluasi jangan sampai kita mencintai seseorang dengan sangat berlebihan, dibalik itu juga timbul pengharapan yang sangat besar, ketika kamu berharap lebih pada seseorang, maka yakinlah akan timbul rasa sakit yang besar setelahnya. Ketika sedang jatuh cinta, ada dua kemungkinan yang akan kita dapatkan yaitu bahagia adalah bonus dan kecewa adalah konsekuensi. Imam Syafi'i r.a berkata"Banyak orang yang mengatakan:mencintai wanita itu sangat menyiksa. Tapi, sebenarnya yang sangat menyiksa itu adalah mencintai orang yang tidak mencintaimu". 

Serta dalam riwayat lain Imam Ali r.a berkata"Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia". Ya bisa dirasakan sendiri bagaimana pahitnya jika terlalu berharap lebih kepada seseorang, apalagi ketika kamu berharap agar dia membalas cintamu. Tidak kebayang bagaimana rasanya, sebaik apapun kita mampu untuk menyembunyikan, rasa itu takkan mudah hilang.

Hamid A.

Mahasiswa hukum yang hidup berkelana di tanah perantauan. Tertarik dengan bidang ilmu filsafat, psikologi, sejarah, dan bidang apa saja, kecuali matematika.

Rules Comment :

1. Dilarang Spam
2. Berkomentarlah yang baik
3. Dilarang menggunakan kata komentar dengan kata kasar atau sebagainya
4. Harap untuk tidak menyebarkan link yang membuat spam, rusuh. unsur porno, sara, dan sebangsanya
5. Komentar harus sesuai dengan isi artikel

*Jika ingin bertanya di luar topik, silahkan klik menu Off Topic